Langsung ke konten utama

Tips Memilih Sekolah Sepakbola



Kepengen jago main bola? Ikutan, dong, sekolah sepakbola atau yang lebih populer disingkat SSB.

Kalo kita melihat gimana tim-tim sepak bola luar negeri bertanding, kayaknya para pemainnya pada jago-jago semua, ya? Nah, mereka itu jagonya tidak datang secara tiba-tiba, lho. Ada usaha ekstra keras dan latihan yang rutin di tim junior suatu klub profesional.

Misalkan Barcelona, punya tim junior La Masia dan tim junior yang berusia di bawah 19 tahun dan 17 tahun. Sedangkan tim-tim elite dari Belanda kayak PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam, terkenal rajin mencari pemain-pemain berbakat untuk dididik di akademi sepak bola mereka. Hasilnya sangat-sangat memuaskan!

Tengok aja, deh, hasil binaan tim Ajax. Mulai dari pemain legendaris Johan Cruijff, Marko Van Basten, Frank Rijkaard, Dennis Bergkamp, sampai Patrick Kluivert yang semuanya pernah jadi jagoan tim Ajax, bahkan sampai tim nasional Belanda.

Kemampuan mereka semakin terasah berkat tempaan kompetisi yang ketat. Tim junior di Eropa biasanya ikutan liga junior di negaranya masing-masing. Kompetisinya lumayan ketat, lho. Karena liga junior tersebut juga sebagai ajang kualifikasi dan persiapan untuk masuk tim utama.

Sayangnya, untuk mendaftar masuk ke akademi-akademi sepakbola tim-tim Eropa tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tim-tim akademi sepakbola Eropa memiliki standar yang tinggi. Biasanya pemandu bakat mereka yang memastikan siapa saja pemain berbakat yang layak masuk dan belajar di akademi itu. Makanya, mereka mengirim pemandu bakat sampai ke benua-benua lain sekalipun. Mereka lalu “memata-matai” turnamen-turnamen junior atau atau datang langsung ke sekolah-sekolah sepak bola. Mereka akan mengamati siapa kira-kira pemain yang berpotensi tinggi untuk direkrut. Kalo sudah kepincut dengan bakat seseorang, mereka akan menawarkan hijrah ke negara mereka buat latihan. Semua akomodasi dan kebutuhan selama di akademi sepak bola Eropa ditanggung mereka, kita tinggal berangkat dan fokus belajar saja di sana. Nah, kalo emang punya cita-cita setinggi langit, kenapa tidak ikut SSB aja mulai dari sekarang?

Banyak keuntungan yang bisa didapat ketika ikut SSB, misalkan mendapat teman baru, mentor yang berpengalaman, latihan yang terjadwal, latih tanding dengan tim SSB lain, bisa ikut turnamen resmi antar SSB atau skala daerah hingga nasional, peluang dilirik pemandu bakat dari klub, dan mungkin bisa direkomendasikan ke klub profesional jika kita berprestasi.

Namun, memilih sekolah sepakbola tidak boleh asal-asalan. Supaya enggak sia-sia bayar dan latihannya. Perhatikan hal-hal krusial seperti ini:

1. Perhatikan Metode Latihan Yang Diterapkan SSB Tersebut

SSB yang berkualitas biasanya juga memberikan teori selain latihan praktek di lapangan. Gak harus banyak dan detail seperti pelajaran sekolah, tetapi teori sangat penting supaya kita tahu apa yang akan kita praktekkan di lapangan.

2. Prosedur Latihan di Lapangan

Hal-hal dasar yang dilakukan sebelum latihan, misalnya pemanasan dan diskusi tentang latihan hari itu. Latihan fisik dan teknik, lalu mempraktekkan apa yang kita pelajari dari teori sebelumnya.

3. Perhatikan Kelompok Umur

Kelompok umur sangat berpengaruh bagi perkembangan seorang individu. Nggak bagus jika si anak berusia 12 tahun ikut kelompok usia 16 tahun, begitu sebaliknya. Karena mereka sedang berkembang dan setiap kelompok umur memiliki ego dan fisik yang berbeda.

4. Carilah Pelatih Yang Bersahabat Dengan Anak Didiknya

Lebih bagus lagi kalo si pelatih memiliki selera humor yang tinggi supaya anak didiknya tidak setres dan bisa menikmati setiap metode latihan yang sedang dijalani.

5. Lokasi

Hm, lokasi SSB yang kita tuju ini biasanya sangat memengaruhi pilihan kita. SSB yang bagus dan populer biasanya berada di kota, tidak jauh dari markas tim bola profesional. Namun, perlu diperhatikan akses menuju lokasi karena faktor keuangan akan ikut andil menentukan pilihan itu. Pada akhirnya, semua kembali harus menyesuaikan kondisi ekonomi masing-masing peserta didik.

6. Agenda SSB Setiap Bulan Atau Tahun

SSB yang populer memiliki jadwal yang terstruktur setiap bulan atau tahun, misalkan latih tanding atau turnamen resmi. Kita harus tahu agenda tersebut, karena akan sangat memengaruhi mental kita di pertandingan resmi yang sesungguhnya.

7. Prestasi

Bicara soal prestasi pasti juga berbicara soal kemampuan individu dan keuangan. Ketiga hal tersebut erat kaitannya dengan peluang menjadi pesepakbola sukses. Namun, yang paling penting adalah kemampuan individu kita. Intinya adalah terus berlatih dan berusaha keras supaya apa yang kita cita-citakan untuk menjadi pesepakbola profesional seperti Ronaldo dan Messi bisa terwujud di masa depan nanti.

Nah, maka dari itu, sebelum daftar, tidak ada salahnya memperhatikan dulu gimana program latihan dan reputasi SSB yang akan kita pilih, kan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Pertama Di Karimunjawa

Balet adalah tarian yang membidik langit. Para penari balet sering melompat tinggi ketika menari, dan lompatan itu akan semakin tinggi. Para balerina berdiri menggunakan ujung kaki, menahan rasa sakit demi menggapai impian-impian mereka yang setinggi langit. Aku tidak tahu banyak tentang balet, namun aku tahu esensi balet terhadap impian yang setinggi langit itu. Dimulai dari hal kecil, sedang, hingga besar. Rintangan, hambatan, dan berbagai masalah yang tak ada habisnya. Namun, semua itu bisa saja dihancurkan dengan mudah oleh seorang balerina ketika menari-nari di atas panggung. Ia menari dan melabuhkan impiannya ke langit, tanpa ada sedikitpun rasa keraguan di dalam hatinya. Rasa-rasanya aku sedang menjadi seorang balerina yang sedang mengejar impian setinggi langit itu. Tak peduli impian itu sedang diincar oleh kamu, dia, mereka, dan mereka. Aku akan terus maju dan berjuang semampuku dengan caraku sendiri. Dan aku hanya akan menyerah jika 'impianku itu se...

Review Singkat Novel Girls In The Dark

Selamat malam, bolehkah saya membuka tema diskusi tentang selera pasar pembaca cewek Indonesia yang berusia pelajar hingga mahasiswi? Saya tertarik menyurvei selera pembaca novel rentan usia tersebut, khususnya pembaca cewek, karena saya rasa cewek-cewek Indo yang hobi membaca jauh lebih banyak daripada cowok-cowok. Perbandingannya mungkin sangat mengerikan. Jadi, menentukan tema tulisan untuk masa kini mungkin akan sangat berpengaruh dengan tema novel yang disukai penerbit dan pembaca cewek itu. Hal ini perlu saya lakukan karena saya rasa sekarang ini menembus penerbit major sangat sulit sekali. Sangat ketat dan sepertinya hanya bisa dilakukan penulis dengan nama besar saja. Penerbit major hanya memilih naskah yang berpotensi meledak di pasaran. Nah, kalau saya perhatikan selera cewek Indo di Wattpad, kebanyakan dari mereka pasti menyukai romance. Tapi, cewek usia pelajar menyukai romance yang bersetting masa SMA atau kuliah. Kalo cewek dewasa atau emak-emak udah beda lagi, ...

Membangkitkan Semangat Menulis Yang Mulai Memudar

Seorang penulis hebat berawal dari seorang pembaca yang hebat. Frasa itu merupakan landasan kuat mengapa aku memilih dunia tulis-menulis sebagai salah satu hobiku, selain sepeda, backpacker, hiking, renang, lari, sepakbola, badminton, dan menghafal nama-nama pornstar dari benua Eropa hingga Amerika. Orang yang hobi membaca punya pemikiran-pemikiran yang berbeda dengan kalian. Pemikiran-pemikiran kami kuat dan brilian; kaum intelek (meskipun sebagian dari kami bukan sarjana). Bukan pemikiran-pemikiran bodoh dan rendahan macam bergosip, mengurusi hidup orang lain, hingga pamer harta dan pencapaian-pencapain yang tidak bermanfaat bagi orang lain. Kemudian, sudah berapa banyak uang yang kuhabiskan untuk membeli buku-buku itu? Itu hanya koleksi buku-buku-ku di lantai bawah, belum di loteng rumah, kamar tidurku. Sebenarnya, bakat menulisku sudah mulai terlihat di tahun 2013, namun aku baru mulai menulis di tahun 2015, dan berhasil menyelesaikan dua naskah novel yang sangat berarti...