Langsung ke konten utama

Bagaimana Rasanya Pindah Sekolah Dari SMA ke SMK?



Masa-masa sekolah adalah masa yang paling membahagiakan, khususnya ketika kita duduk di bangku sekolah menengah atas atau sederajat. Namun, terkadang kita sering kebingungan untuk menentukan pilihan terbaik yang sesuai dengan minat dan bakat kita cocoknya masuk SMA atau SMK?

"Kalo di SMA sangat seru, terlihat intelek, karena penuh dengan tugas-tugas sekolah. Sedangkan kalo di SMK lebih banyak praktek daripada teori. Jadi, kalo mau lanjut kuliah, lebih baik pilih SMA. Tapi, kalo mau langsung kerja, SMK adalah pilihan yang terbaik. Pada akhirnya, semua kembali pada cita-cita dan pilihan hidup masing-masing individu."

Hm, seperti itulah pendapat yang banyak dikemukakan orang-orang.

Banyak orang lebih memilih SMK daripada SMA untuk menghidari pelajaran Fisika dan Kimia. Namun, di SMK pun sebenarnya juga ada pelajaran Fisika dan Kimia. Wah, tetap pusing, kan, jadinya?

Sebenernya, apa sih yang ditakutkan dari pelajaran Fisika dan Kimia itu?

Mungkin, ketika mencerna kedua pelajaran itu, kita merasa lebih lambat untuk memahaminya. Kita jadi minder dan merasa tidak cocok di SMA. Apalagi jika di SMA yang terlalu mengejar materi. Padahal, sebenarnya semua murid juga berpikiran sama seperti itu. Yang buat mereka berbeda adalah mereka tidak menyerah dan mau belajar dengan giat.

Menentukan pilihan terbaik yang sesuai dengan minat dan bakat kita memang tidak mudah. Karena, terkadang, orangtua juga turut ikut campur menentukan masa depan anaknya. Contohnya, anak ingin masuk SMK elektro, namun orangtuanya malah berkehendak untuk memasukkan anaknya ke SMA IPA. Sebagai anak yang berbakti, rasanya sungkan sekali jika harus menolak keinginan orangtua.

Namun, kebanyakan orang pasti merekomendasikan masuk SMA jika prestasi akademik kita sewaktu SMP bagus. Kalo jelek ya disuruh daftar ke SMK. Memang ada orang yang cocok di SMK dan bisa berprestasi mendapatkan rangking bagus, padahal prestasi waktu di SMP dulu biasa saja.

Pindah sekolah dari SMA ke SMK juga tidak semudah minta duwit ke ortu. Sebab, sekolah bukanlah semata-mata tempat untuk mencari nilai dan prestasi. Tapi lebih ke ilmu, menjalin pertemanan, sosial, pembelajaran terhadap tekanan, self-growth, dan banyak hal lainnya. Kalo kamu sekolah hanya mengejar nilai aja, nanti kamu akan menyesal karena tidak menikmati masa sekolah dengan sepenuh hati. Tapi kalo kamu berniat pindah dari SMA ke SMK karena ada passion yang ingin kamu tekuni, kenapa tidak?

Kalo pindah dari SMA ke SMK di awal-awal tahun kelas 1 SMA mungkin tidak terlalu mengalami masalah yang berarti. Namun, kalau pindahnya ketika kelas 2 SMA, baru akan mengalami masalah yang berarti, seperti ketinggalan mata pelajaran dan tantangan harus beradaptasi dengan cepat. Bisa jadi kita harus mengulang dari kelas 1 lagi. Cukup memusingkan dan rasanya akan menambah beban, bukannya menyelesaikan masalah, karena waktu yang semakin lama untuk lulus. Bagaimana kalo pindahnya sewaktu kelas 3 SMA? Hm, rasanya pasti berat sekali untuk menjalaninya dan nyaris mustahil.

Ada beberapa saran sebelum memutuskan pindah dari SMA ke SMK, misalkan ikut pelatihan atau kursus. Sambil menjalani rutinitas di sekolah, kamu bisa mengambil kursus atau pelatihan yang kamu minati. Misalkan kursus komputer, design grafis, menjahit, atau kursus bahasa jepang dan korea. Khusus kursus terakhir yang disebutkan, peluang kerja ke Jepang dan Korea sangat tinggi dan banyak peminatnya. Setelah selesai kursus, kita akan mendapatkan pengalaman dan sertifikat yang nantinya cukup berguna di dunia kerja.

Sebenarnya baik SMA dan SMK di awal tahun pelajaran gak ada bedanya. SMA atau SMK punya visi dan misi sendiri, tidak melulu SMA pasti diterima di universitas favorit dan SMK pasti dapet kerja.

Di SMK mungkin kita akan mendapatkan skill yang tidak akan didapatkan oleh anak SMA. Namun, skill saja tidak cukup untuk bersaing di dunia kerja setelah lulus nanti. Meskipun lulusan SMK lebih dicari di dunia kerja, namun penempatannya lebih ke pekerja kasar.

Kalo memang pengalaman kerja yang kamu cari, SMK adalah  pilihan yang tepat. Ketika mendapatkan pekerjaan, kamu masih bisa mendaftar kuliah kelas karyawan atau daftar kuliah universitas terbuka. Yah, pada akhirnya, semua tergantung dari diri kita sendiri.

Jaman sekarang hampir gak ada bedanya antara SMA dan SMK. Kalo kamu gak punya keahlian yang sudah kamu tempa sejak lama, mau kamu lulusan SMK sekalipun, kamu tetap jadi pengangguran.

Alangkah lebih baik tetap di SMA. Tekuni saja skill akademik kamu dan sambil mencari beasiswa untuk kuliah. Sebab, untuk survive di dunia Revolusi Industri 4.0 lebih baik dengan gelar Sarjana daripada masih mengandalkan ijazah SMA atau SMK.

Kesimpulannya, pindah dari SMA ke SMK tidak instan dan mudah. Sukses tidak ditentukan kamu sekolah di SMA atau SMK, melainkan tergantung passion dan perjuangan kamu.

Dari awal kamu sudah memilih di SMA, harusnya kamu berjuang sampai akhir. Jangan sampai setelah pindah ke SMK, nanti ada pemikiran “Ternyata lebih enakan di SMA”.

Yah, apa pun keputusanmu, kamu harus bertanggungjawab dengan keputusanmu itu.

Komentar

  1. Sedikit cerita, Alhamdulillah prestasi akademik saya di smp gak jelek" amat, tapi ibu saya malah masukkin saya ke smk, dg alasan biar cepet kerja bantuin ekonomi keluarga, kalo harus kuliah gada duit, pdhl sy gk minat.. Alhasil skrg sy mau naik ke kls 11, dan pengen pindah ke sma bisa gk y tanpa balik lgi k kls 10??mksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kayak saya bro nyesel banget saya di smk pengen nangis sumpah

      Hapus
    2. sama saya juga nyesel masuk smk

      Hapus
    3. Sama cuy gw juga nysel

      Hapus
    4. bisa pindah blm?? gua baru kls 10 awal tp pengen pindah smk-sma juga🙂

      Hapus
  2. lah gua malah pgn pindah ke smk karena circle nya ganyaman didaerah gua ,trs ini gua baru kelas 10 mau pindah ke smk,itu apa ngulang lagi dari kelas 10 apa gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya balgi ke kelas 10 kalo normalnya ya, tergantung sekolahnya sih, swasta/negeri.

      Hapus
    2. sama banget astaga, susah gak sih pindah dari sma ke smk :')?

      Hapus
  3. Saya dari dulu minat di SMK dan akhirnya tanpa saya sadari orangtua saya telah mendaftafkan saya di SMA alhasil sekarang saya tidak akan pindah ke SMK

    BalasHapus
  4. Saya SMA kls 11 semester 2,masih bisa kah pindah ke smk mau ambil jurusan tbsm,apa harus ngulang dari kls 10 atau kek mana yah kasih saran dong:"

    BalasHapus
    Balasan
    1. kyknya harus ngulang deh kalo ttp pastinya harus mengejar ketertinggalan pelajaran yg jauh dari temen yg di smk

      Hapus
  5. ada saja yg senasib mau pindah sekolah heheheh.aku sekarang sma kls 2 semester 2 dan aku pinginnya mau pindah ke smk karena apa?karena aku ingin lulus stidaknya mempunyai skill dan kalau mau kuliah bisa lanjut.terbukti banyak sarjana sarjana yg lulus kuliah nganggur ga dapet kerja.apalagi kondisi yg sekarang ini deh.semoga aja indonesia cepat kembali seperti semula Amin.....

    BalasHapus
  6. Saya mau nanya saya sebentar lagi naik kelas 11 saya mau pindah ke SMK pas kenaikan nanti itu bisa tetap lanjut kelas 11 apa harus mengulang lagi dari kelas 10 ? Minta sarannya pliss?

    BalasHapus
  7. Saya mau nanya saya sebentar lagi naik kelas 11 saya mau pindah ke SMK pas kenaikan nanti itu bisa tetap lanjut kelas 11 apa harus mengulang lagi dari kelas 10 ? Minta sarannya ?

    BalasHapus
  8. Pengen pindah ke smk...dah ga kuat lagi sma tapi udah terlanjur kelas 11

    BalasHapus
  9. Saya mau tanya saya baru masuk SMK dan saya ingin pindah sekolah ke SMK lain yang saya minati. Karena saya tidak minat d SMK yang baru. Nah apakah boleh sebelum memulai pelajaran semester 1 saya pindah sekolah lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama bgt gua jg pengen pindah
      udah bisa pindah blm ??

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Memilih Sekolah Sepakbola

Kepengen jago main bola? Ikutan, dong, sekolah sepakbola atau yang lebih populer disingkat SSB. Kalo kita melihat gimana tim-tim sepak bola luar negeri bertanding, kayaknya para pemainnya pada jago-jago semua, ya? Nah, mereka itu jagonya tidak datang secara tiba-tiba, lho. Ada usaha ekstra keras dan latihan yang rutin di tim junior suatu klub profesional. Misalkan Barcelona, punya tim junior La Masia dan tim junior yang berusia di bawah 19 tahun dan 17 tahun. Sedangkan tim-tim elite dari Belanda kayak PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam, terkenal rajin mencari pemain-pemain berbakat untuk dididik di akademi sepak bola mereka. Hasilnya sangat-sangat memuaskan! Tengok aja, deh, hasil binaan tim Ajax. Mulai dari pemain legendaris Johan Cruijff, Marko Van Basten, Frank Rijkaard, Dennis Bergkamp, sampai Patrick Kluivert yang semuanya pernah jadi jagoan tim Ajax, bahkan sampai tim nasional Belanda. Kemampuan mereka semakin terasah berkat tempaan kompetisi yang ketat. Tim junior...

Pertemuan Pertama Di Karimunjawa

Balet adalah tarian yang membidik langit. Para penari balet sering melompat tinggi ketika menari, dan lompatan itu akan semakin tinggi. Para balerina berdiri menggunakan ujung kaki, menahan rasa sakit demi menggapai impian-impian mereka yang setinggi langit. Aku tidak tahu banyak tentang balet, namun aku tahu esensi balet terhadap impian yang setinggi langit itu. Dimulai dari hal kecil, sedang, hingga besar. Rintangan, hambatan, dan berbagai masalah yang tak ada habisnya. Namun, semua itu bisa saja dihancurkan dengan mudah oleh seorang balerina ketika menari-nari di atas panggung. Ia menari dan melabuhkan impiannya ke langit, tanpa ada sedikitpun rasa keraguan di dalam hatinya. Rasa-rasanya aku sedang menjadi seorang balerina yang sedang mengejar impian setinggi langit itu. Tak peduli impian itu sedang diincar oleh kamu, dia, mereka, dan mereka. Aku akan terus maju dan berjuang semampuku dengan caraku sendiri. Dan aku hanya akan menyerah jika 'impianku itu se...

Biografi Pele Legenda Sepak Bola Dunia Dari Brasil

Nama lengkapnya Edson Arantes do Nascimento. Namun, cukup panggil dia Pele, striker 1000 gol. Lahir tanggal 23 Oktober 1940 di Tres Coracoes. Karirnya bermula dari tukang semir. Kemudian, berakhir jadi selebriti dunia berkat keahliannya mengolah dan menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan. Pele mewarisi keahlian ayahnya dalam bermain sepak bola, Joao Ramos do Nascimento, atau yang lebih akrab disapa Dondinho. Pada masa kejayaannya, Dondinho dijuluki "penguasa langit" karena selalu memenangkan duel-duel untuk bola atas. Ia pernah membela Fluminense sebagai penyerang tengah, namun cedera memaksanya harus gantung sepatu lebih dini dari lapangan hijau. Kemudian, karena tidak bisa bekerja dan menghidupi keluarganya lagi, Celeste, istrinya, mengambil alih peran sang suami untuk membesarkan Pele dan saudara-saudaranya. Ketika Pele masih kecil, keluarganya pindah ke Bauru, Sao Paulo, untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Di sana, ia belajar dan menekuni sepak bo...