Selamat malam, bolehkah saya membuka tema diskusi tentang selera pasar pembaca cewek Indonesia yang berusia pelajar hingga mahasiswi?
Saya tertarik menyurvei selera pembaca novel rentan usia tersebut, khususnya pembaca cewek, karena saya rasa cewek-cewek Indo yang hobi membaca jauh lebih banyak daripada cowok-cowok. Perbandingannya mungkin sangat mengerikan. Jadi, menentukan tema tulisan untuk masa kini mungkin akan sangat berpengaruh dengan tema novel yang disukai penerbit dan pembaca cewek itu.
Hal ini perlu saya lakukan karena saya rasa sekarang ini menembus penerbit major sangat sulit sekali. Sangat ketat dan sepertinya hanya bisa dilakukan penulis dengan nama besar saja. Penerbit major hanya memilih naskah yang berpotensi meledak di pasaran.
Nah, kalau saya perhatikan selera cewek Indo di Wattpad, kebanyakan dari mereka pasti menyukai romance. Tapi, cewek usia pelajar menyukai romance yang bersetting masa SMA atau kuliah. Kalo cewek dewasa atau emak-emak udah beda lagi, selera mereka cinta-cintaan tentang kehidupan rumah tangga dan permasalahannya, atau cinta yang dibumbuhi perselingkuhan dan ditulis secara vulgar (dalam sudut pandangku sebagai seorang penulis cowok, heran aja kok genre kayak gitu disukai cewek, tapi mungkin semacam bokep bagi cewek ya, hehe).
Ada juga yang suka fanfic, fantasy, Korea-koreaan. Ini jelas bukan keahlian dan tema tulisan saya. Apalagi yg kekorea-koreaan, dalam pandangan saya itu menjual mimpi banget. Haha! Meskipun begitu, saya suka baca novel-novel korea terbitan Haru kok. Contohnya novel karya Kim Rang itu juga bagus.
Oiya, kebetulan saya sedang menulis novel yang bertema tentang dunia cewek masa kini. Perlu banyak referensi dan riset sana-sini.
Namun sebelumnya, saya ingin bertanya kepada teman-teman semua. Adakah yang pernah membaca novel Girls in the Dark karya Akiyoshi Rikako?
Saya baru saja menyelesaikannya dan saya suka dengan semua karakter cewek di dalam cerita itu, terutama Shiraishi Itsumi yang menjadi tokoh utamanya. Saya jadi bertanya-tanya, beginikah dunia cewek dalam memandang masalah hidup, impian, dan cintanya?
Ceritanya sih sebenernya sederhana: Itsumi mati, ditangannya ada bunga Lily. Pembunuhan, bunuh diri, atau rekayasa….? Masih menjadi misteri. Kemudian, satu dari enam anggota klub sastra itu diisukan jadi pembunuhnya.
Awalnya, saya membaca novel itu ngalir aja kayak sungai Gangga, tapi endingnya sulit ditebak. Cewek-cewek itu saling tuduh satu sama lain dengan sudut pandang dan alibinya masing-masing. Ketika saya sudah menebak siapa pembunuhnya, saya ragu dan mulai menebak lagi, eh saya malah ragu lagi. Kemudian saya yakin jika cewek itu pembunuhnya, tapi ternyata semua itu zonk, karena endingnya nge-twist banget.
Saya jadi sering bertanya-tanya, adakah kisah cinta terlarang semacam itu di dunia nyata? Ditentang orang-orang tedekat dan keluarganya. Seorang putri bergelimang harta jatuh cinta kepada gurunya? Atau seorang mahasiswi jatuh hati kepada dosennya? Kemudian, memilih mengasingkan diri dari kehidupan megahnya di kota dan memilih hidup sederhana di desa? Penuh keegoisan dan keberanian mengambil risiko-risiko terburuk demi memperjuangkan cintanya. Bahkan dia sampai rela melepaskan cita-citanya yang mungkin bisa memajukan negaranya? Cita-citanya padahal pasti tinggi banget.
Dalam novel itu, tertulis kalimat seperti ini dari Itsumi: Hidup bersamanya. Kehidupan kecil yang sederhana. Mungkin kami tidak kaya, tapi kami memiliki kehangatan dan kebahagiaan. Aku akan melahirkan bayi yang imut. Aku akan menjadi ibu yang baik. Impianku sekarang hanya itu.
Uwahhhh…. daya imajinasi saya langsung terbang tinggi saat itu juga, dan hati saya langsung dipenuhi kehangatan. So sweet banget, kan….?
Dih, lebay!!!
Sampai sekarang pun masing terngiang-ngiang dan membekas di hati saya. Penulisnya berhasil memainkan emosi saya dan berhasil memikat hati saya.
Lalu, novel semacam ini, apakah disukai pembaca cewek berusia pelajar hingga mahasiswi?
Mengingat sekarang di Indonesia lagi ngehits-ngehits-nya novel bertema horor?

Komentar
Posting Komentar