Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Alternatif Menonton Pertandingan Timnas Indonesia Yang Diacak TV Lokal

Dalam satu tahun belakang ini, ketika timnas Indonesia bertanding, baik itu RCTI, SCTV, atau pun Indosiar selaku pemegang hak siar timnas selalu mengacak siaran pertandingan timnas lewat satelit. Acakannya bukan acakan bisskey yang bisa dibuka dengan kode tertentu, melaikan acakan maut X-crypt yang tidak bisa dibobol oleh pecinta dunia satelit. Hal ini tentu sangat merugikan para pendukung timnas yang menyaksikan pertandingan lewat televisi. Meskipun kita bisa menyaksikan pertandingan lewat TV dengan antena UHF, namun tidak semua wilayah Indonesia bisa menerima sinyal UHF dengan baik. Ada beberapa alternatif supaya kamu bisa menyaksikan pertandingan timnas yang diacak TV lokal. 1. Nonton Bareng di Cafe atau Resto Sebagai suporter fanatik timnas, kamu pasti pantang untuk melewatkan setiap pertandingan timnas, kan? Nah, dateng ke acara nobar bisa jadi solusi jika siaran TV diacak oleh pemegang hak siar. Kamu hanya perlu merogoh kocek untuk pesan minum atau makanan, deh...

Perbedaan Sikap Antara Cewek Pribumi dan Cewek Bule

Sudah lama sekali saya bertanya-tanya tentang hal ini. Hubungan dan sikap antara cowok dan cewek ketika pertama kali bertemu. Setiap kali saya ingin berkenalan atau mendekati cewek pribumi, sikap mereka sedikit sombong dan defensif . Memang tidak semuanya bersikap begitu, namun mayoritas cewek itu, terutama yang merasa dirinya berparas ayu, bersikap acuh tak acuh dan terkadang sedikit kurang sopan dengan setiap cowok yang ingin mendekati atau berkenalan dengannya. Contoh kasus sederhana: Saya sedang berada di area camping ground , berdiri di rumah pohon sambil melihat pemandangan alam sekitar. Kemudian, ada dua cewek cantik yang juga naik ke rumah pohon untuk berselfi ria. "Permisi, Kak!" Si Cewek Cantik memberi salam sekaligus 'kode' pada saya. "Oh, iya, silakan." Saya tersenyum, lalu sedikit berpindah tempat, memberi ruang pada Si Cewek Cantik untuk mendapatkan spot foto utama. "Din, fotoin kyak gini, ya! Perhatikan anglenya....

Pengalaman Bersepeda Jarak Jauh Dengan Roadbike Polygon Helios 200, Touring 100 KM Lebih

Halo, Agan & Sista, namaku Luca Scofish dari Magelang. Hari ini adalah hari yang teramat istimewa bagiku, sebab aku akan memiliki sepeda balap yang sudah lama aku idam-idamkan sejak dulu. Akan tetapi, untuk mendapatkannya aku harus berkunjung ke Solo terlebih dahulu, karena penjualnya adalah orang Solo. Singkat kata, aku membeli sepeda bekas dari seseorang. Well, cerita dimulai dari pukul 05.40 pagi dari terminal Secang menuju Bawen. Aku sudah lama tidak naik bus jadi merasa kaget karena busnya sedikit kurang nyaman; jumlah penumpang melebihi kapasitas bus. Menurut pengakuan para penumpang setiap pagi-pagi sekali bus-bus jurusan Jogja-Semarang memang seperti itu karena banyaknya buruh, anak sekolah, hingga pegawai negeri yang menjalankan aktifitas masing-masing. Kemudian lanjut bus jurusan Solo; busnya nyaman karena semua bus jurusan Semarang-Solo sudah ber-AC. Sampai di terminal Solo, aku langsung dijemput oleh bapak penjual sepeda balapnya. Lalu, di rumah bapak penj...

Saling Dukung Atlet Indonesia dan Malaysia di Ajang Internasional

Tidak semua orang Indonesia membenci Malaysia dan tidak semua orang Malaysia membenci Indonesia. Televisi Malaysia, TV1, menyiarkan langsung partai final Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Basel, Swiss, Minggu 25 Agustus 2019. Di partai itu, pasangan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, sukses mengalahkan pasangan ganda putra Jepang, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, lewat pertarungan sengit tiga gim yang berakhir dengan skor: 25-23, 9-21, dan 21-15. Menariknya, sepanjang pertandingan, komentator TV1 Malaysia begitu mendukung dan mendoakan agar pasangan ganda putra Indonesia bisa menang dan juara. Hal ini dibuktikan semalam ketika komentator TV1 Malaysia begitu risau dan khawatir kalau fisik pasangan ganda putra Indonesia terkuras ketika bermain rubber-set. Dan ketika Indonesia memastikan kemenangan, komentator TV1 Malaysia tertawa dan bahagia. TV1 Malaysia bahkan menyiarkan sampai lagu kebangsaan Indonesia Raya selesai berkumandang. Padahal...

Bagaimana Rasanya Pindah Sekolah Dari SMA ke SMK?

Masa-masa sekolah adalah masa yang paling membahagiakan, khususnya ketika kita duduk di bangku sekolah menengah atas atau sederajat. Namun, terkadang kita sering kebingungan untuk menentukan pilihan terbaik yang sesuai dengan minat dan bakat kita cocoknya masuk SMA atau SMK? "Kalo di SMA sangat seru, terlihat intelek, karena penuh dengan tugas-tugas sekolah. Sedangkan kalo di SMK lebih banyak praktek daripada teori. Jadi, kalo mau lanjut kuliah, lebih baik pilih SMA. Tapi, kalo mau langsung kerja, SMK adalah pilihan yang terbaik. Pada akhirnya, semua kembali pada cita-cita dan pilihan hidup masing-masing individu." Hm, seperti itulah pendapat yang banyak dikemukakan orang-orang. Banyak orang lebih memilih SMK daripada SMA untuk menghidari pelajaran Fisika dan Kimia. Namun, di SMK pun sebenarnya juga ada pelajaran Fisika dan Kimia. Wah, tetap pusing, kan, jadinya? Sebenernya, apa sih yang ditakutkan dari pelajaran Fisika dan Kimia itu? Mungkin, ketika menc...

Tips Nobar Pertandingan Sepakbola Bareng Teman atau Komunitas

Enggak nonton pertandingan big match? Wah, berarti bukan suporter sejati, dong. Apalagi kalo yang main tim favorit kita. Tentunya pantang untuk dilewatkan. Karena pertandingan liga-liga sepakbola Eropa digelar lewat tengah malam, ada beberapa tips supaya para penggila bola nyaman untuk menonton bareng teman atau komunitas. 1. Nonton di Cafe atau Resto Menonton bareng di cafe atau resto menjadi favorit jika ada pertandingan big match atau partai final. Ajak teman, gebetan, atau pacar pasti seru banget, tuh! Syukur-syukur kalo mama papa mau nganterin dan ngasih uang jajan. Soalnya, cafe bukan tempat untuk remaja di bawah 17 tahun. Kalau resto sih cocok buat nobar bareng keluarga. 2. Nonton di Rumah Teman Selain di cafe, resto, atau tempat nonton gratis lainnya, kalian bisa menonton bola di rumah teman. Ajak minimal 3 atau 4 teman biar seru. Jadi, sebelum pertandingan dimulai, kalian bisa berdiskusi atau berdebat soal tim dan pemain idola kalian. Pasti seru, kan? 3. N...

Tips Memilih Sekolah Sepakbola

Kepengen jago main bola? Ikutan, dong, sekolah sepakbola atau yang lebih populer disingkat SSB. Kalo kita melihat gimana tim-tim sepak bola luar negeri bertanding, kayaknya para pemainnya pada jago-jago semua, ya? Nah, mereka itu jagonya tidak datang secara tiba-tiba, lho. Ada usaha ekstra keras dan latihan yang rutin di tim junior suatu klub profesional. Misalkan Barcelona, punya tim junior La Masia dan tim junior yang berusia di bawah 19 tahun dan 17 tahun. Sedangkan tim-tim elite dari Belanda kayak PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam, terkenal rajin mencari pemain-pemain berbakat untuk dididik di akademi sepak bola mereka. Hasilnya sangat-sangat memuaskan! Tengok aja, deh, hasil binaan tim Ajax. Mulai dari pemain legendaris Johan Cruijff, Marko Van Basten, Frank Rijkaard, Dennis Bergkamp, sampai Patrick Kluivert yang semuanya pernah jadi jagoan tim Ajax, bahkan sampai tim nasional Belanda. Kemampuan mereka semakin terasah berkat tempaan kompetisi yang ketat. Tim junior...

Biografi Pele Legenda Sepak Bola Dunia Dari Brasil

Nama lengkapnya Edson Arantes do Nascimento. Namun, cukup panggil dia Pele, striker 1000 gol. Lahir tanggal 23 Oktober 1940 di Tres Coracoes. Karirnya bermula dari tukang semir. Kemudian, berakhir jadi selebriti dunia berkat keahliannya mengolah dan menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan. Pele mewarisi keahlian ayahnya dalam bermain sepak bola, Joao Ramos do Nascimento, atau yang lebih akrab disapa Dondinho. Pada masa kejayaannya, Dondinho dijuluki "penguasa langit" karena selalu memenangkan duel-duel untuk bola atas. Ia pernah membela Fluminense sebagai penyerang tengah, namun cedera memaksanya harus gantung sepatu lebih dini dari lapangan hijau. Kemudian, karena tidak bisa bekerja dan menghidupi keluarganya lagi, Celeste, istrinya, mengambil alih peran sang suami untuk membesarkan Pele dan saudara-saudaranya. Ketika Pele masih kecil, keluarganya pindah ke Bauru, Sao Paulo, untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Di sana, ia belajar dan menekuni sepak bo...